Tulisan ini didedikasikan untuk seorang mantan kekasih, yang hingga detik ini masih ku kagumi.
Halo Vin,
Semua kenangan tentangmu adalah salah satu momen terbaik bagi hidupku. Semua pelajaran yg kau beri, akan aku coba terapkan. Dan semua kebaikanmu akan ku kenang selalu.
Aku takkan melupakanmu. Takkan melupakan kenangan tentang mu. Tapi yang ku coba lupakan adalah rasaku padamu. Dan sepertinya ku mulai berhasil.
Setelah selama 3 tahun ini rasaku pergi untuk menggapai hatimu. Kini rasaku telah kembali pada hatiku, tempatnya berasal.
Kau pernah bilang, "Jangan tinggalkan aku.", kemudian dengan yakin ku jawab, "Tak akan pernah.". Lalu ku sadari sekarang, aku memang menepati janjiku. Karena kau yang meninggalkanku, bukan aku.
Lalu aku pernah berjanji untuk tak akan melepaskanmu. Aku juga menepatinya, sampai saat kau memintaku untuk melepaskanmu.
Namun itu semua takkan mengganggu kenangan yang telah terukir indah. Takkan mengurangi rasa kagumku akan dirimu.
Kau tetap Arvin, sahabat sekaligus cintaku yang berakhir karena Allah tak mengizinkan kita bersama.
Vin, dimanapun kau berada sekarang. Aku di sini, selalu mengharapkan yang terbaik untukmu. Aku di sini masih sahabatmu. Aku masih di sini untukmu.
Tapi ku harap, rasaku telah bersandar pada hati yang lain. Yang tidak hanya memintaku untuk menepati janji, tapi juga berjanji pada dirinya sendiri untukku.
Vin, terima kasih. Terima kasih untuk semuanya. Untuk bahagia, nasihat, bahkan luka. Akan ku ingat selalu, dirimu dan kenangan tentangmu.
Hello You
08.52 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar