D M. Haq. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Ku Ingin Lupa, Tapi Kau Tak Terlupakan


Kini ku sendiri dalam melewati semua cerita di hidupku
Tetap yang terpikir adalah kamu
Yang kupikirkan hanyalah tentang harap yang takkan pernah terjadi
Seandainya ku menjalani ini semua bersama mu
Seandainya ku dapat selalu membagikan kisahku padamu
Seandainya kamu masih peranan yang paling memegang kendali atas bahagiaku

Entah kenapa sosok mu tetap menjadi yang paling ku favoritkan
Padahal tiap ku mengingatmu, yang bisa ku lakukan hanya menangis
Tidak, bukan menangis karena kamu pernah menyakiti ku
Aku menangis karena aku tak lagi punya kesempatan untuk mengulang kenangan indah bersamamu

Kasih, aku ingin benar-benar melupakanmu
Aku ingin bersikap biasa saja saat ada yang menyebut namamu
Aku ingin senyum lah yang menjadi temanku saat mengingat kenangan tentangmu
Aku tak ingin terbayang-bayang akan dirimu lagi

Tapi menulis ini pun aku sembari membayangkanmu
Senyummu, tawamu, amarahmu, dan nyanyian merdumu
Benar saja, aku tak bisa lupa akan dirimu
Oh kasih, pergilah kau dari hatiku
Tapi jangan pergi dari pikirku

Sayang, ku masih menyayangimu
Kau sosok yang sulit terganti
Yang ku kagumi sejak awal aku mengenalmu
Hingga kini kau telah meninggalkan ku

Tulisan ini ku tujukan padamu
Seseorang di sana, yang telah mengajarkanku banyak arti hidup

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS